Akhérat nyaéta kahirupan nu hakiki | ᮃᮮᮦᮛᮒ᮪ ᮑᮆᮒ ᮊᮠᮤᮛᮥᮕᮔ᮪ ᮔᮥ ᮠᮊᮤᮊᮤ

ᮮᮥᮒ᮪ᮘᮂ ᮊ|᮱|

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ، اَلْحَمْدُ لِلَّهِ تَقَدَّسَتْ أَسْمَاؤُهُ وَصِفَاتُهُ، تَعَالَى مَجْدُهُ وَعَظَمَتُهُ وَتَمَّتْ كَلِمَاتُهُ، أَحْمَدُ رَبِّيْ وَأَشْكُرُهُ عَلَى نِعَمِهِ الَّتِي لَا تُحْصَى، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ أَضَاءَتْ بَرَاهِيْنُ وَحْدَانِيَتُهُ وَعَظُمَتْ أَيَاتُهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ نَبِيَّنَا وَسَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ تَوَاتَرَتْ مُعْجِزَتُهُ وَكَرُمَتْ أَخْلَاقُهُ وَصِفَاتُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

أَمَّابَعْدُ..

فَاتَّقُوْا اللهَ حَقَّ التَّقْوَى، وَتَمَسَّكُوْا مِنَ الإِسْلَامِ بِالعُرْوَةِ الوُثْقَى: فَمَنِ اتَّقَى اللهَ وَقَاهُ الشُّرُوْرَ وَالْمُهْلِكَاتِ، وَمَنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ وَعَصَى رَبَّهُ وَكَفَرَ بِهِ أَدْرَكَهُ الشَقَاءُ وَأَرْدَاهُ فِي الدَّرَكَاتِ

ᮄᮘᮓᮜᮧᮂ,

ᮒᮧᮞ᮪ ᮊᮜᮤᮝᮒ᮪ ᮠᮤᮏᮤ ᮙᮞ, ᮓᮤᮔ ᮝᮊ᮪ᮒᮧᮞ᮪ ᮆᮒ ᮙᮔᮥᮞ ᮒᮩ ᮃᮎᮔ᮪ ᮍᮝᮥᮏᮥᮓ᮪ ᮔᮔᮇᮔ᮪, ᮓᮥᮌᮤᮊ ᮃᮜ᮪ᮜᮧᮂ ᮌᮓᮥᮂ ᮊᮠᮨᮔ᮪ᮓᮊ᮪ ᮊᮀᮌᮦ ᮑᮤᮕ᮪ᮒᮊᮨᮔ᮪ ᮅᮛᮀ. ᮕᮓᮠᮜ᮪ ᮞᮒᮩᮃᮎᮔ ᮥᮅᮛᮀ ᮒᮩ ᮃᮚ. ᮃᮜ᮪ᮜᮧᮂ ᮇᮌᮦ ᮙᮕᮛᮤᮔᮔ᮪ ᮜᮤᮙ᮪ᮕᮠᮔ᮪ ᮊᮛᮥᮔᮃ-ᮔ, ᮍᮏᮅᮂᮊᮩ ᮅᮛᮀ ᮒᮤᮔ ᮙᮛ ᮘᮠᮚ, ᮙᮕᮛᮤᮔᮔ᮪ ᮊᮌᮙ᮪ᮕᮀᮔ᮪ ᮓᮤᮔ ᮍᮏᮜᮔᮔ᮪ ᮊᮠᮤᮛᮥᮕᮔ᮪, ᮞᮛᮩᮀ ᮙᮕᮛᮤᮔᮔ᮪ ᮕᮤᮒᮥᮓᮥᮂ-ᮔ ᮊ ᮅᮛᮀ ᮞᮓᮚ. Continue reading Akhérat nyaéta kahirupan nu hakiki | ᮃᮮᮦᮛᮒ᮪ ᮑᮆᮒ ᮊᮠᮤᮛᮥᮕᮔ᮪ ᮔᮥ ᮠᮊᮤᮊᮤ

Urang Sunda Ayeuna | ᮅᮛᮀ ᮞᮥᮔ᮪ᮓ

ᮒᮤᮔ ᮊᮏᮒᮃᮔ᮪ ᮞᮕᮧᮕᮧᮈ, ᮊᮒᮤᮍᮜ᮪ ᮚᮨᮔ᮪ ᮅᮛᮀ ᮞᮥᮔ᮪ᮓ ᮘᮩᮊᮤ ᮛᮦᮃ ᮃᮔᮥ ᮈᮙ᮪ᮘᮥᮀ ᮑᮛᮤᮒ ᮊᮥ ᮘᮞ ᮞᮥᮔ᮪ᮓ. ᮞᮜᮂ ᮞᮠᮤᮏᮤ ᮞᮘᮘ᮪ᮔ ᮑᮈᮒ ᮠᮩᮒᮩ ᮍᮛᮞ ᮛᮩᮉᮞ᮪ ᮊᮔ ᮘᮞ ᮞᮥᮔ᮪ᮓ, ᮞᮔᮏᮔ᮪ ᮎᮩᮊ᮪ ᮞᮝᮒᮛ ᮃᮂᮜᮤ ᮘᮞ ᮞᮔ᮪ᮓ ᮒᮦᮂ ᮘᮞ ᮃᮔᮥ ᮕᮀᮘᮩᮀᮠᮁᮔ, ᮕᮀᮜᮨᮙᮨᮞ᮪ᮔ, ᮏᮩᮀ ᮕᮀᮍᮉᮔᮂᮔ ᮓᮤᮓᮦᮍᮦᮊᮉᮔᮔ.

Tina kanyataan sapopoé, katingal yén urang sunda beuki réa anu embung nyarita ku basa Sunda. Salah sahiji sababna nyaéta henteu ngarasa reueus kana basa sunda, sanajan ceuk sawatara ahli basa Sunda téh basa anu pang beungharna, panglemesna, jeung pangeunahna didéngékeunana.

Artinya:

Dalam Kenyataan sehari-hari, terlihat bahwa orang sunda semakin banyak yang enggan berbicara menggunakan bahasa Sunda. Salah satu sebabnya yaitu tidak merasa cinta terhadap bahasa Sunda, padahal berdasarkan beberapa ahli, bahasa Sunda itu bahasa paling kaya, paling lemah lembut, dan paling enak didengarkannya.

Tiada Beban Tanpa Pundak

Terasa menyesakkan semua yang telah terjadi
Apa yang ku banggakan kini tinggal cerita
Kau uji aku…
Sekilas aku rasa tak kuasa
Namun kusadari dan aku mengerti kuserahkan pada Mu…

Takkan aku bertanya mengapa harus terjadi
Karna aku yakini tak ada beban tanpa pundak
Kau uji aku karna ku bisa melewatinya
Ini yang terbaik bagi hidupku…
Semua hanya ujian

Biarkan aku oh malam…
Menangis di sepanjang sholatku
Karna hanya Allah yang bisa membuatku tegar
Menjalani semua ini..

Biarkan aku oh malam…
Bersimbah rahmat dan ampunanNya
Badaipun pasti berlalu menguji imanku
Aku serahkan pada Illahi…

Inspirasi dari Kang Aden dan Kang Eggie. Semoga Allah mengampuni dan menjaga Beliau Semua

Naha Jeung Kudu Teu Bisa?

Dina waktu nuju kuliah PPG (Pendidikan Profesi Guru) di universitas Negeri Jakarta, harita kuring teu boga leptop kangge pakakas ngagawean sakumna tugas kuliah. Nyaeta tugas nyieun administrasi analisis kurikulum nu kudu di ketik dina soft file make program ngolah kata samisal Microsoft Word. Sabener namah leptop teh boga, ngan pedah leptop na kabeneran di pake ku adi di lembur. Lumayan di pake usaha leletikan, potokopian jeung prinan. Continue reading Naha Jeung Kudu Teu Bisa?

Jangan Engkau Lewatkan Begitu Saja

Hari ini adalah Tanggal 10 bulan Muharram, dimana terdapat sebuah keistimewaan luar biasa yang Allah Subhanahuwataala berikan kepada umatnya. Mari kita simak kabar gembira ini dari kekasih kita Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam. “Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu”[1],  Demikian Sabdanya seperti yang diriwayatkan oleh Muslim no. 1162.

Bukankah ini sebuah penawan yang amat berharga bagi kita terutama penulis yang telah banyak menumpuk dosa selama setahun ini? Satu tahun bukanlah waktu yang sebentar jika terkumpul sebuah dosa, Namun hal ini akan dibersihkan kembali oleh Rabb kita Sang maha pengampun melalui puasa Asyura pada tanggal 10 Muharam. Continue reading Jangan Engkau Lewatkan Begitu Saja

Andai Kau Tahu

Andai kau tahu
bagaimana perjuangan seorang pendosa dalam menemukan jalan kembali,
tentu kau takkan pernah merasa jumawa dihadapannya.

Kadang Iman membawanya pada trap-trap langit.
Kadang pula ia tersungkur, lalu masuk dalam jerat-jerat masa lalu.

Berkali-kali ia bangkit, meski berulang kali terjatuh.
Ia tertatih dalam derap langkah.
Mencoba berdiri dan mengemis kasih.
nafasnya yang tersengal seolah berbisik:

“Ya Allah… Kasihilah aku…
Ya Allah… Terimalah aku…
Ya Allah… Kemana aku akan pergi bila engkau menolakku..?
Kemana aku akan mengetuk bila pintu maaf-Mu tak kunjung terbuka..?”

Ohh… Semua bagai lelah tak bertepi.
Bila kau bertemu dengannya, sampaikan salamku untuknya.
Meski aku sadar, bahwa diri ini adalah dia.

Doakan agar ia teguh.
jangan menatapnya dengan pandangan hina.
Jangan pernah kau merasa lebih baik darinya.
karena kau tak tau nilai tangis taubatnya disisi Rabb-mu.

Sekali lagi,
“jangan pernah merendahkan seorang pendosa yang lemah dihadapan syahwatnya. Boleh jadi kau tertidur dengan perasaan bangga terhadap amalmu, sedangkan dia tertidur dengan linangan air mata yang terus membasahi pipinya sebagai tanda penyesalan atas dosa-dosanya dihadapan Allah, sehingga Allah berkenan menerimanya, karena ketulusan hatinya dan menolakmu karena rasa bangga yang ada pada dirimu.”

Oleh act_elgharantaly

Menangis dalam Sunyi

Malam, Sendiri, shalat, menangis.

Adalah kesempatan istimewa bermesra bersama Allah.

Mengadu, menjerit, memohon dan menghamba.

Oh… Penyesalan tiada datang di awal. Seandainya aku tidak berbuat demikian niscaya kepedihan ini tak terjadi.

Kepedihan hati yang gelisah, sesak, kosong dan tak berarah.

Akibat terjatuh pada jurang hawa nafsu yang membuat jiwa terhalang dari cahaya Ilahi.

Allah berikan kasih sayangnya berupa musibah, kekecewaan, tak sesuai harapan ataupun ujian.

Sebab Allah sangat cemburu, hambanya sudah terlalu melupakan nya dan berbuat maksiat dosa kepadaNya.

Pasti perih, Bukan salah Cahaya Allah tetapi sebab hati yang luka penuh kotoran.

Sebagaimana tangan luka akan perih ketika di cuci air jeruk yang mensucikan. Tetapi akan bersih jika digunakan pada tangan sehat pada umumnya.

Ya… Hati kita sedang tidak sehat, penuh kotoran maksiat, penyakit, serta borok yang terus mengerogoti.

Bagaimana demikian? Taubat adalah jawabannya

Oh.. Ya Rabb

Memang ini tak mudah, perlu kesungguhan yang kuat serta keikhlasan yang suci.

Ampuni Hambamu Ya Rabb. Ampuni Ya Rabb

Rumah Sunyi,

25 Juni 2018

Yang selalu mengharap Ampunan dari Nya.

Al-Faqir Suhendar Aryadi

Cara Install Python 3 dan Virtual ENV pada Ubuntu 16.04

Pengantar

Python merupakan bahasa pemrograman serbaguna yang dapat digunakan untuk projek pemrograman yang berbeda-beda baik untuk program Sistem Operasi (Linux, Windows dan MacOS), Web Aplikasi, Maupun Mobile Programming.

Pertama kali dipublikasikan pada tahun 1991 dengan nama yang terinspirasi oleh The British Comedy group Monty Python. Tim pengembang bahasa pemrograman ini menginginkan bahasa Python menjadi bahasa yang menyenangkan untuk digunakan. Mudah untuk dalam pengaturan dan ditulis dengan gaya yan relatif mudah dengan segera mendapatkan umpan balik (feedback) ketika terdapat error (kesalahan). Python adalah pilihan terbaik untuk pemula dan pengembang berpengalaman. Pyhon 3 merupakan versi terbaru dan akan menjadi pertimbangan utama untuk masa depan Python selain yang versi 2. Continue reading Cara Install Python 3 dan Virtual ENV pada Ubuntu 16.04